Narasi Kehidupan Dunia



Dalam perkuliahan ke 4 digambarkan tentang timeline kehidupan. Timeline khidupan ini diberi nama Narasi Besar Dunia. Narasi bersar dunia ini diawali dari awal jaman, yaitu segala sesuatu bernilai jika ada materi. Pada awal jaman cara berpikir manusia adalah bagaimana cara mengungkapkan fenomena berkaitan tentang sesuatu terbuat dari apa. Misalkan terdapat pertanyaan bumi itu terbuat dari apa, planet dari apa, dll. Setelah materi, beranjak ke metafisik dan spiritual. Selain itu dipaparkan juga tentang plularisme, monoisme, prinsip, rasionalisme, idealis, relais, capital, feudal, sintesis, anti tesis, dan masih banyak lagi. Time line tersebut berawal dari jaman yunani kuno.
Monoisme merupakan identitas, plularisme merupakan kontradiksi. Monoisme merupakan identitas kemudian dinaikkan lagi sampai menjadi kuasa tuhan. Hidup itu ketika dipikirkan, ketika dinaikkan akan mencapai ranah spirirual dan ketika diturunkan akan mencapai ranah kenyataan. Kita perlu memikirkan tindakan, mengerjakan pikiran. Maka sebenar benar hidup adalah mewujudkan pikiran dan memikirkan kenyataan.
Filsafat sekarang ini adalah filsafat bahasa atau filsafat analitik. Mengapa filsafat bahasa? karena bahasa merupakan tutur kata. Sebenar-benar diri seseorang adalah bahasanya sehingga dirinya itu tidak lain adalah tutur katanya, maka sebenar-benar diri seseorang adalah ucapan, maka berhati hatilah dalam berucap. Jika ucapan/tulisan seseorang itu menipu, maka dia adalah seorang penipu. Jaman sekarang bahasa adalah segala-galanya. Karena dengan bahasa kita dapat mempelajari ilmu dan bisa mengomunikasikan ilmu.
Karena filsafat adalah isme, sehingga ketika bahasa merupakan filsafat jaman sekarang, maka semua dapat diterjemahkan dengan bahasa. Dari awal hingga akhir jaman dapat dituliskan/digambarkan dalam timeline kehidupan. Filsafat adalah modus/mode/modis.. Modus adalah icon, icon adalah bahasa. Segala macam isme dapat ditelaah menurut dengan jenis objeknya. Kalo objeknya ada dipikiran, maka bisa satu atau banyak. Objek yang bersifat tunggal adalah mono, dalam filsafat maka ditambahi isme menjadi monoisme. Namun kalau di kenyataan, yang tunggal akan menjadi banyak atau pluralism. Tunggal dalam logika disebut logicisme. Yang bersifat plural, kenyataan di bumi yang bersifat real disebut realism. Ketika semua itu dinaikkan dimensinya sampai paling atas menjadi kuasa tuhan. Sehingga yang sebenar-benar tunggal dan plural adalah kuasa tuhan.

Filsafat merupakan olah pikir, objeknya yang ada dan yang mungkin ada. Materialisme muncul dipelopori oleh Angel E. Materialisme adalah paham yang berlandaskan pada materi lawannya adalah spiritualisme. Zaman dulu Gerwani (gerakan Wanita PKI) melakukan pembodohan kepada anak-anak taman kanak-kanak. Mereka mengajarkan paham meterialisme kepada anak-anak. Seorang guru menyuruh anak-anak minta permen ke bu guru. “Anak-anak coba minta permen sama bu guru”. Kemudian anak-anak bilang, “Minta permen bu guru”. Kemudan guru tersebut memberikan permen kepada anak-anak. Lalu Gerwani minta anaka-anak minta ke Tuhan. Kemudian anak-anak bilang, “Minta permen Ya Allah.” Kemudian Guru menjawb “Minta permen ke Tuhan. Gimana? Diberi tidak.” Lalu Gerwani bilang Tuhan tidak ada. Sangat mengerikan anak kecil yang masih polos diajarkan hal yang tidak benar. Maka bisa diprediksi dewasanya akan tidak percaya kepada Tuhan.

Komentar