Ungkapan Filsafat
Pertanyaan kapan maka jawabnya adalah belum tentu ketika Ketika
kamu datang. Belum dimulai. Jadi kapan dimulai? Belum tentu ketika kamu datang.
Bagaimana itu mengada. Mengapa? Itu terpilih. Untuk apa itu pengada. Siapa itu
ungkapan filsafatnya adalah Subjek/objek. Objek itu dipilih sementara subjeknya
yang memilih. Hermeneutika itu kalau dalam bahasa jawa adalah cokro
manggilingan. Hidup itu bergerak maju dan berputar-putar. Saling menerjemahkan.
Yang diterjemahkan itu yang ada dan yang mungkin ada.
Dimana? Belum tentu di sini. Ke mana? Ke perbatasan. Adanya ilmu
itu karena ada perbatasan. Dengan siapa itu dengan sifat. Karena setiap suatu
hal memiliki sifat. Pertanyaan Berapa menunjukkan kuantitas.Kadang kita dimanjakan.
Karena toleransi ruang dan waktu itu besar. Kalau di Jepang terlambat panen
seminggu saja tidak boleh, karena tidak bisa panen. Maka perhitungannya harus
tepat. Kalau di Indonesia terlalu di manja maka jadi kurang baik.
Pertanyaan apa kabar merupakan fondamen alam filsafat. Kerena
dengan pertanyaan tersebut dapat mengawali pembicaraan. Hadirin dan hadirat itu
mencari perhatian maka filsafatnya adalah intensi. Yang ajak-ajak itu namanya
determine seperti hendaknya. Saling menjaga dan menghormati itu hermeneutika. Penelitian
itu hidup dirimu hidup. Maka kita harus menghidup-hidupkan ide dalam penelitian
dengan cara membaca-baca referensi. Metode apa yang cocok mengajar siswa SD
adalah yang cocok dengan dunia SD. Anak yang keamrin dan sekarang aja berbeda.
Semuanya berkembang. Semua mengalami perubahan.
Benar adalah benar, salah adalah salah adalah Identitas. Dalam
kalimat manusia adalah umat, manusia objek dan umat merupakan ptedikat. Oleh
karena itu merupakan koheren. Yang sebenar-benarnya merupakan hal absolut.
Sehingga yang sebenar-benar dari segalanya adalah Allah SWT.
Komentar
Posting Komentar